Saat memasuki musim penghujan, genteng adalah salah satu bagian yang menjadi sorotan. Karena saat itu kualitas genteng rumah sedang diuji. Genteng yang tidak terawat akan terlihat, seperti munculnya rembesan hingga terjadi kebocoran. Sebenarnya, genteng pun bisa dirawat agar usia pakainya lebih lama, dan membuat genteng bebas bocor. Karena ketika sudah rusak atau bocor, biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Oleh karena itu sangat penting peranan merawat genteng rumah agar awet dan tidak mudah bocor.

 

Tips perawatan genteng

 

1. Bersihkan genteng dari kotoran secara berkala

Membersihkan genteng dari kotoran. Genteng rumah biasanya dipenuhi oleh kotoran seperti daun kering, ranting pohon, sampah plastik, hingga kotoran burung. Hal tersebut tentunya bisa membuat kondisi genteng menjadi rentan mengalami kerusakan. Jadi, pastikan Anda selalu membersihkan atap rumah minimal satu bulan sekali agar awet dan terlihat rapi.

 

2. Ganti sebagian genteng yang sudah rusak

Salah satu sebab atap rumah bocor adalah kondisi genteng yang rusak atau pecah sebagian. Kalau sudah begitu, Anda harus mengganti genteng tersebut dengan yang baru. Tidak perlu mengganti semua genteng, cukup beli beberapa buah saja untuk mengganti genteng yang rusak.

 

3. Perbaikan posisi genteng rumah

Selain karena genteng rusak atau pecah, atap bocor juga dapat diakibatkan karena posisi genteng yang merosot karena genteng terlepas dari screw dan rangka atap. Penyebab genteng merosot pun berbagai macam mulai dari karena faktor hewan, tertimpa benda keras, hingga kondisi fisik yang sudah lapuk karena termakan usia.

 

4. Menggunakan waterproofing (pelapis anti bocor)

Untuk memperkuat struktur luar genteng dari kerusakan, Anda bisa melapisi genteng dengan waterproofing (pelapis anti bocor), seperti produk Onducoat 739 dari Onduline. Pelapis waterproofing baru yang dikembangkan dari Polyurethane (PU) dan Acrylic Polymer berbahan dasar air. Berfungsi untuk mencegah kerusakan akibat hujan asam, siklus panas-dingin, sinar matahari, bakteri, dan jamur. Cocok digunakan di berbagai jenis permukaan seperti pada atap metal galvanis, kayu, aspal, aluminium, insulasi busa polistiren, panel plastik polyester, atap beton dan material atap lainnya. Anda dapat menggunakan pelapis waterproofing dengan warna yang serupa dengan warna genteng Anda agar tidak merubah tampilannya.

 

5. Cat ulang

Untuk estetika, kita juga dapat melakukan pengecatan ulang lapisan atap untuk memperbaharui tampilan genteng sembari mengecek kondisi cat setiap tahunnya. Jika terjadi kerusakan, Anda bisa melakukan pengecatan ulang.

 

 

6. Pilih material genteng yang terbaik

Di Indonesia, banyak tersedia berbagai jenis pilihan genteng. Salah satu genteng yang bisa direkomendasikan untuk daerah tropis yang rawan gempa adalah genteng bitumen dari Onduline. Genteng bitumen tidak memerlukan perawatan khusus dan memiliki usia pakai yang cukup panjang. Memiliki bobot yang ringan, tidak berisik, tidak berkarat, aman terhadap gempa, serta memiliki garansi kebocoran hingga 15 tahun.

 

Nah, itulah 6 tips merawat genteng rumah agar awet dan tidak mudah bocor yang dapat diaplikasikan pada rumah Anda. Dengan mengikuti tips-tips di