Bagian atap rumah berfungsi untuk melindungi seluruh anggota di dalam rumah dari cuaca hujan, terik panas matahari, angin dan gangguan alam lainnya. Ketika Anda membangun sebuah rumah, maka pemilihan bahan atap merupakan salah satu hal penting untuk dilakukan. Pilihlah bahan atap yang kuat, kokoh, berkualitas dan juga memiliki ketahanan terhadap angin kencang. Tak hanya tahan terhadap angin kencang, tetapi atap juga harus mampu bertahan terhadap gempa.
Lalu genteng seperti apa yang ringan, namun dapat bertahan terhadap gempa ? Salah satu solusi yang tepat adalah genteng bitumen. Genteng ini merupakan genteng ringan yang ideal, unik dan lengkap yang cocok untuk renovasi atau bangunan baru dan dapat diaplikasikan menggunakan rangka baja ringan atau rangka kayu.
Indonesia sendiri merupakan daerah yang rawan gempa. Beberapa gempa besar seperti yang pernah terjadi di Lombok (05/08/2018), dan beberapa waktu lalu yang mengguncang kabupaten Cianjur (21/11/2022), membuat Anda perlu mengkaji kembali genteng apa yang seharusnya digunakan khususnya untuk daerah yang rawan bencana gempa. Berikut beberapa keunggulan mengapa genteng bitumen dapat bertahan terhadap gempa :
1. Daya tahan tinggi
Karena terbuat dari bahan selulosa bitumen, genteng ini memiliki daya tahan tinggi. Selain itu, genteng ini juga tahan dari serangan jamur dan rayap. Terlebih, Anda juga tidak perlu khawatir genteng bitumen menjadi lapuk karena termakan usia.
2. Bobot ringan
Bobot genteng bitumen sangat ringan karena bentuknya berupa lembaran, dilansir dari produk Onduvilla dari Onduline, genteng hanya memiliki bobot 1,27kg/lembar (4kg per meter persegi). Dengan bobot yang ringan, genteng ini lebih cocok untuk daerah rawan gempa karena lebih tahan guncangan ketika di pasang dengan tepat dan lebih minim resiko ketika terjatuh ke bawah.
3. Ragam pilihan warna
Salah satu keunggulan yang sangat menarik dari jenis genteng bitumen adalah ragam pilihan warnanya yang variatif. Memliki desain dan warna yang cocok digunakan untuk segala jenis konsep rumah, mulai dari konsep hunian minimalis hingga modern.
4. Ramah lingkungan
Onduline selalu mengedepankan kelestarian alam saat proses produksi, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif pada lingkungan. Dengan berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan, Onduline telah mendapatkan sertifikasi Green Label Indonesia (GLI) sebagai produk ramah lingkungan.
5. Tahan angin
Tahan angin hisap/tekan sehingga cocok untuk wilayah rawan angin kencang dan bisa menahan angin hingga 346 kilometer per jam.
6. Pemasangan cepat
Pemasangan produk bitumen menggunakan sistem penyekrupan dengan sekrup khusus (SPEEDY SCREW), sehingga dapat mengikat atap dengan kuat, menghindari kebocoran, dan membuat genteng bitumen cocok untuk daerah yang rawan gempa.
Meskipun ringan, genteng bitumen mudah untuk dikombinasikan bersama atap baja ringan. Tidak diperlukan struktur rangka yang berat untuk menopang atap sehingga cocok untuk wilayah dengan struktur tanah yang tidak rata / berbukit. Solusi praktis untuk Anda yang sedang membangun rumah yang aman terhadap gempa.